About Salam Rancage

Salam Rancage designs and produces premium handicrafts made from reused newspaper while empowering women community to achieve financial, social, and environmental harmony. In our perspective, the business we established is the way to achieve our goal, which is to bring financial, social, and environmental harmony in community we empower, the artisans. Most of them are housewives from low income household and considered being suceptible if some unprecendented crisis happen with their families.

Product

Home Deco

 
Habibah

Habibah

View Details

Hawara

Hawara

View Details

Rampadan

Rampadan

View Details

Rantang

Rantang

View Details

Santika

Santika

View Details

House Ware

 
Placemat

Placemat

View Details

Samak/Floor Mat

Samak/Floor Mat

View Details

Curved Tissue Case

Curved Tissue Case

View Details

Nyiruan

Nyiruan

View Details

Cactus Vase

Cactus Vase

View Details

Round Case

Round Case

View Details

Souvenir

 
Ethical Notebook

Ethical Notebook

View Details

Potlot

Potlot

View Details

Sling Bag

Sling Bag

View Details

Triangular Basket

Triangular Basket

View Details

Clutch

Clutch

View Details

Notebook

Notebook

View Details

Catalogue

Explore our product here

Stories

News

Serba-serbi Salam Rancage di Trade Expo Indonesia ke-34

Trade Expo Indonesia TEI 2019 yang dilaksanakan lima hari 16-20 Oktober telah usai digelar. Menempati booth di Paviliun Kemendag Hall 3A ICE BSD, Salam Rancage berupaya memanfaatkan dengan baik

Salam Rancage di gelaran Creative Economy Forum, Melbourne

Menjadi bagian dari delegasi Provinsi Jawa Barat, Aling Nurnaluri (CEO dan Founder Salam Rancage) hari ini akan menjadi salah satu pembicara pada gelaran Creative Economy Forum 2019 di Melbourne pada

Sarling Ibu Gubernur Jawa Barat ke Salam Rancage

Ketua Dekranasda Jabar Ibu Atalia Ridwan Kamil dalam program Sarling kemarin Rabu (25/9) mengunjungi Salam Rancage didampingi Ibu Walikota Bogor Yane Ardian dan Ibu Wakil Walikota Yantie

The 11th Handarty Korea

Handarty Korea, pameran kerajinan tangan dan desain tertua dan terbesar di Korea. Tahun 2019 ini merupakan gelaran yang ke-11. Tahun lalu pameran ini diikuti oleh peserta lebih dari 30 negara di

Designers Dispatch Service

Bertempat di kantor pusat Kementerian Perdagangan, Selasa (13/8) dua hari lalu Aling Nur Naluri menjadi salah satu narasumber pada kegiatan monitoring dan evaluasi program DDS APBN yang diikuti oleh